Sumber Goal.com, Striker Arema Cronus
Yandi Sofyan Munawar telah berpamitan dengan manajemen klub agar bisa
dilepas untuk memperkuat Persib Bandung di Indonesia Super League (ISL)
2015.
Yandi musim lalu dipinjamkan ke Brisbane Roar, dan dimainkan bersama
tim junior klub Liga Utama Australia (A-League). Kini Yandi telah
kembali ke Arema, namun menyatakan ingin memperkuat Persib di musim
depan.
Manajer umum Arema Ruddy Widodo menyatakan, Yandi telah berpamitan
kepada manajemen, karena ingin bermain di Persib. Tapi Ruddy meminta
agar Persib melakukan pembicaraan dengan manajemen Arema, karena kontrak
Yandi masih berlaku hingga April 2015.
“Yandi mohon izin kepada Arema untuk berpamitan. Khusus untuk Yandi
ini, kami harus menghubungi Cronus Grup di Jakarta lebih dulu, karena
dia sejatinya milik mereka, termasuk diberi dana ke Australia dan di
SAD. Kami bilang Yandi ingin mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak
di Persib, sehingga mereka memberikan izin,” tutur Ruddy kepada Goal Indonesia.
“Saat izin, Yandi bertanya kepada kami apakah harus ada uang
transfer. Kami bilang, jika kontraknya di sini masih sampai April. Saya
bilang ke Yandi, jika mungkin, tidak disebut transfer, namun cukup
kesepakatan kekeluargaan antara Arema dan Persib. Kami persilahkan dia
berkembang di sana, sehingga tidak ada niat menghalangi.”
Sebelumnya, Arema juga sudah kehilangan Irsyad Maulana ke Semen Padang, meski hingga kini belum ada hubungan secara resmi dari Kabau Sirah, mengingat kontrak Irsyad berakhir pada Februari.
“Kami belajar banyak dari kehilangan pemain muda ini. Alasannya sama, yaitu mereka ingin bermain di dekat keluarga,” kata Ruddy.
“Mungkin ke depannya, kebijakan perekrutan pemain muda akan lebih
banyak mengambil dari sekitar wilayah sendiri, sehingga kalau kangen
sama keluarga bisa dekat, dan tidak perlu sampai pindah klub. Kalau
begini kan yang memetik hasilnya adalah klub lain.”
Sementara itu, soal pemain asing Arema terakhir, Ruddy masih enggan
membuka identitasnya. Namun, Ruddy menegaskan, nama pemain itu sudah
dikantongi manajemen, dan selanjutnya dikomunikasikan kepada pelatih.
“Saat merekrut pemain, pelatih menyodorkan kriteria. Nah pemain yang
bakal kita rekrut ini berposisi sebagai pemain tengah, dia bisa membagi
bola, dan bertahan dengan baik, tetapi juga bisa digunakan sebagai
senjata untuk mencetak gol. Kami sodorkan namanya, tinggal pelatih
memberikan lampu hijau, lanjut atau tidak,” papar pengusaha travel itu.
(gk-48)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar